Friday, 29 January 2016

Mereka yang selalu fight

Ya, banyak sekali kebenaran yang terjadi di setiap sebuah perjalanan dan banyak sebuah cabang konsekuensi yang harus dihadapi dari setiap kebenaran. Terhadap anda yang lemah dalam pertahanan diri. Banyak di luar sana yang seharusnya menikmati masa muda yang bahagia tetapi dan banyak mereka yang di sana menikmati masa muda yang penuh dalam perkelahian. Dan banyak sekali mereka berfikir dirinya tidak pernah ada untuk sebuah kebenaran. Hanya terbayang perjalananya seperti hantu berjalan di setiap kehidupanya dan mereka selalu dalam ketakutan. Dan banyak sebuah mimpi yang tidak membuat mereka bisa menjadi menang. Hidup dalam sebuah tekanan yang mendalam dan di kelilingi banyak orang asing yang tidak mereka kenal. Dan butiran sebuah harapan-hrapan kecil untuk hidup yang tidak pernah hilang untuk membuat sebuah mimpi yang indah, dan membuat sebuah jalan-jalan setapak demi setapak yang terbuat dari sebuah keinginan.

Tuesday, 5 January 2016

Sosok seorang Ayah

Ya, itulah ayah yang selalu ada di dalam jiwaku dan didalam seseorang pria untuk selalu tegar dalam sebuah  masalah dan selalu bertanggung jawab dalm berbagai hal.

Ayah yang kadang selalu dipandang sebalah mata tapi lihat lah ayahmu dan rasakan hangat peluk kasihnya..

  • Ya memang Ayah tidak mengadungmu, tapi apakah kau tidak pernah sadar dalam darahmu, mengalir darahnya ?
  • Ya memang Ayah tidak melahirkanmu, tapi suaranyalah yang pertama kau dengar ketika ia bisikan suara azan yang halus di telingamu ?
  • Ya memang Ayah tidak menyusuimu, tapi dari butiran tetes keringatnyalah setiap suapan yang masuk kedalam perut-mu lah yang menjadi air susumu 
  • Ya memang Ayah tidak menyanyikanmu, agar kau tertidur, tetapi dialah yang akan selalu menjamin kau tetap nyaman dalam lelapmu
  • Ya memang Ayah tidak mendekap seerat ibumu, itu karena dia selalu khawatir  cintanya tidak bisa melepaskanmu ketika kau sudah bisa membangun sendiri hidupmu
  • Ya memang Ayah tidak pernah terlihat menangis, bukan karena hatinya keras, tapi agar kau tetap percaya, dia kau untuk kau bisa bergantung dilengannya
Dan sekarang katakanlah, Sayang dan hormatilah ayahmu... memang surga itu ada ditelapak kaki ibumu, tapi tidak ada surga untukmu tanpa keridhaanya

"memang kita selalu diminta mendahulukan ibumu, tapi ayahmu adalah jiwa raga ibumu :)"